Thursday, April 2, 2015

Semarang, Wartakotalive.com
Tradisi tahunan Kota Semarang "Dugderan" yang digelar untuk menyambut bulan Puasa tahun ini akan menampilkan beragam potensi wisata dari seluruh kecamatan yang ada di Kota Lumpia ini.
"Dugderan kali ini dari 16 kecamatan akan memunculkan potensi seni dan budaya lokal serta destinasi wisata, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Kegiatan akan dilaksanakan Kamis (19/7/2012)," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang Nurjanah di Semarang, Rabu (11/7/2012).
Ada tiga nilai spesifikasi yang akan dimunculkan dalam "Dugderan" tahun ini, yakni nilai keagamaan, nilai Jawa, serta egaliter yang terangkum dalam eksplorasi kearifan lokal.
Selain itu, perbedaan mencolok juga akan terlihat pada penggunaan bahasa Jawa lengkap selama prosesi Kirab Budaya Dugderan 2012.
"Selama prosesi Dugderan, seluruh pihak yang terlibat dalam prosesi mulai dari protokol, komandan hingga Plt. Wali Kota Semarang akan menggunakan bahasa Jawa," katanya.
Nurjanah mengatakan bahwa karnaval kirab budaya "Dugderan" akan dimeriahkan dengan kereta kencana, bendi hias, mobil hias bernuansa warak, dan destinasi wisata, pasukan dari masing-masing kecamatan, organisasi kepemudaan, organisasi keagamaan, serta organisasi kemasyarakatan di Kota Semarang.
Rombongan karnaval akan melalui rute Jalan Pemuda-Jln. Gajahmada-Jln. A.Yani, sedangkan rombongan kirab Dugderan yang terdiri dari bendi hias akan menuju Masjid Kauman dan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT).
Kirab akan dimulai pukul 12.15 WIB dari halaman Balai Kota Semarang menuju Masjid Kauman. Selanjutnya, di Masjid Kauman, akan dilaksanakan prosesi pembacaan shukuf halaqah, pemukulan beduk, dan bom udara, serta pembagian makanan khas Semarang Ganjel Rel dan air khataman Quran.
"Usai prosesi di Masjid Kauman, rombongan akan melanjutkan perjalanan menuju MAJT. Pemukulan beduk dan meriam juga akan dilakukan di MAJT," katanya.
Nurjanah mengatakan, masih dalam rangkaian Kirab Budaya Dugderan 2012, pada Kamis (19/7) pagi, di Lapangan Simpang Lima juga akan diselenggarakan karnaval dan atraksi budaya pelajar tingkat TK, SD/MI, dan SMP/MTs.
Peserta kirab budaya akan melalui rute Lapangan Simpang Lima-Jln. Pahlawan kemudian belok di bundaran Jln. Pahlawan, dan berakhir di depan SMAN 1 Semarang.
"Untuk kelancaran dan keamanan prosesi, akan dikerahkan 177 personel kepolisian, 23 personel kodim, 100 personel satpol PP, 30 personel Kesbangpolinmas, dan 35 personel Dishubkominfo," katanya.
Nurjanah juga mengimbau sejumlah instansi dan perkantoran yang terletak di sepanjang jalan rute Kirab Budaya Dugderan 2012 untuk tidak memarkirkan kendaraan di badan jalan.
Selama prosesi, kata dia, akan dilakukan penutupan jalan yang dilalui peserta karnaval dan kirab Dugderan 2012, yakni pada Kamis(19/7) pagi mulai pukul 05.30--10.00 WIB kawasan Simpang Lima, Jln. Pahlawan akan ditutup untuk kelancaran peserta karnaval.
Penutupan jalan juga dilakukan pada pukul 11.00--16.00 WIB di Jln. Pemuda-Jln. Gajahmada, dan Jln. A. Yani.

Related Posts by Categories

0 comments:

Post a Comment